Postingan

Menampilkan postingan dengan label Tips dan Best Practices

CRM Tips: Meningkatkan User Adoption dalam CRM

Gambar
Sudah menjadi masalah klasik kegagalan program CRM dikarenakan di level pengguna aplikasi (user) yang tidak efektif. Biasanya, yang sering menjadi "kambing hitam" adalah dari pihak user (sales reps, customer service agent, marketing, dll) yang biasanya di-klaim malas mengisi data atau tidak serius berpartisipasi dalam penerapan CRM di perusahaan. Mungkin perlu ditinjau pula, mengapa user sanggup sampai malas memakai software CRM yang sudah disediakan. Apakah murni lantaran memang mereka malas isi data? Sebelum pihak management melemparkan kesalahan di level user, mungkin perlu ditanyakan satu hal terlebih dahulu: "Apakah software CRM yang disediakan sudah sinkron dengan kebutuhan user?" Jika aplikasi CRM Anda lebih kuat di Sales Force Automation (SFA), apakah SFA yang Anda gunakan memudahkan pekerjaan sales reps? Jika aplikasi CRM Anda lebih kuat di C ustomer Support (CS), apakah agent CS kesulitan dalam melakukan fungsi-fungsi seperti ticket searching? Libatk...

Apa CRM Goals Anda?

Gambar
Sebelum Anda mengimp lementasikan aplikasi CRM di perusahaan Anda, sangat penting terlebih dahulu untuk mengetahui apa goal atau tujuan atau output yang ingin Anda dapatkan dari aplikasi ini. Mengetahui secara tepat tujuan CRM Anda akan membantu seluruh pihak terkait berjalan secara on-the-right-track dan memudahkan Anda dalam mengukur kesuksesan program Customer Relationship Management yang dijalankan. The Dons Banyak perusahaan yg hendak berinvestasi pada perangkat lunak CRM awalnya nir memiliki tujuan yang jelas mengenai hasil apa yang mereka kehendaki menurut perangkat lunak yang akan mereka beli ini. Sering terjadi, motivasi yang mendorong mereka buat menerapkan CRM berdasarkan sisi aplikasi (teknologi atau aplikasi) merupakan lantaran mereka merasa CRM itu lagi ekspresi dominan, telah poly perusahaan yang gunakan (jadi aku jua harus pakai), mumpung ada budget buat belanja IT, dan motif-motif lemah lainnya. Empat Tujuan Utama CRM Saya akan coba merangkum 4 CRM goals yang saya h...

Customer Profile: Lebih Penting Demographic atau Behavior?

Gambar
Salah satu tujuan implemen tasi aplikasi CRM adalah agar sebuah perusahaan dapat "membaca" pelanggan mereka, atau yang disebut juga dengan Customer Profile. Data dari customer profile ini dibagi menjadi dua, yaitu demographic dan behavior, dan sangat penting untuk bisa memahami keduanya. Profil Demographic Profil demographic contohnya merupakan customer A statusnya telah menikah, tinggal di perumahan kelas menengah, sudah mempunyai 3 orang anak, pekerjaan sebagai marketing manager, hobby nonton bioskop, membaca majalah otomotif, dan seterusnya. Profil Behavior Profil behavior misalnya adalah Anda mengetahui bahwa seseorang prospect atau suspect selalu mengunjungi website Anda setiap harinya selama dua bulan, tetapi dua minggu terakhir ini telah nir pernah visit lagi. Anda memahami umumnya laman website yang dibuka adalah bagian "solutionsdanquot; & berapa usang dia membuka laman tadi, dan seterusnya. Profil Mana yang Lebih Penting? Profil customer mana yang lebih p...

VinnoCRM Solutions for Wealth Management Companies

Gambar
Melanjutkan pos ting sebelumnya perihal mengapa CRM (Customer Relationship Management) penting ditera pkan di perusahaan Wealth Management , di posting kali ini saya akan mencoba sharing solusi-solusi apa saja yang bisa diterapkan dengan menggunakan software Vinno CRM. Sales Force Automation (SFA) Saya pikir, SFA adalah modul yg sempurna buat memulai. Setiap perusahaan wealth management pastilah memiliki sales force buat menjual produk-produk investasi mereka, baik kepada investor berupa institusi juga individual. Modul SFA inilah yang mengatur & melakukan otomatisasi aktifitas sales force tersebut. Apa impact yang didapatkan menurut modul SFA ini? Leads Routing Setiap leads yg didapatkan, entah itu calon investor yang direferensikan, rendezvous pada seminar, dll, akan di-routing secara otomatis kepada salesperson atau sales group yang lain apabila leads tadi nir di-follow up dalam kurun waktu tertentu, sebagai akibatnya memastikan leads di-follow up secara aporisma. Leads Quali...

Aplikasi CRM: On-Demand VS On-Premise

Gambar
Dilihat dari metode implementasinya, ada du a jenis CRM, yaitu On-Premise dan On-Demand CRM. Sebelumnya, bagi Anda yang masih belum begitu paham mengenai On-Premise dan On-Demand CRM ini, silahkan baca posting saya mengenai pengertian dari On-Premise dan On-Demand CRM . Banyak yang berargumen dan berdebat jenis CRM mana yang lebih baik dibandingkan dengan yg lainnya. Saya sendiri tidak akan memperdebatkan mana yang lebih baik, namun saya lebih senang menekankan kepada mana yang lebih cocok. Kali ini, saya akan coba membahas syarat seperti apa yg cocok buat mengimplementasikan masing-masing jenis CRM tadi. On-Premise CRM cocok buat: 1. Perusahaan yg ingin mengimplementasikan aplikasi CRM yg highly customized dua. Perusahaan yg membutuhkan software CRM menggunakan integrasi yang kompleks dan real-time tiga. Perusahaan yg memiliki internal IT atau tim IT support 4. Perusahaan yg mampu dengan investasi CRM yang tinggi di awal namun fix lima. Perusahaan yang memiliki data-data confidentia...