Postingan

Menampilkan postingan dengan label Istilah CRM

Mengenal Sales Force Automation (SFA)

Gambar
Hampir setiap software CRM memiliki modul yang bernama Sales Force Automation , atau yang disingkat dengan SFA. Modul Sales Force Automation inilah yang berfungsi dalam mengelola kinerja sales force perusahaan, mulai dari mengelola leads yang didapatkan, me-manage potensial penjualan, mengatur aktifitas penjualan, meng-otomatisasi sales quotation, dan seterusnya. Definisi Sales Force Automation Menurut Wikipedia, Sales Force Automation adalah sistem berita yg dipakai oleh bagian Sales atau Sales Management buat membantu melakukan otomatisasi fungsi-fungsi sales force management. Koombinasi antara modul SFA dengan modul Marketing Automation (MA) inilah yang umumnya membentuk sebuah aplikasi CRM (Customer Relationship Management). Modul-Modul SFA Sales Force Automation tidak wajib selalu terintegrasi dalam sebuah perangkat lunak CRM, alias bisa berdiri sendiri. Modul-modul standard yang terdapat dalam SFA adalah menjadi berikut: Lead Management Modul Lead Management merupakan modul b...

Mengenal Analytical CRM

Gambar
Analytical CRM mencakup pemograman aplikasi CRM yg menganalisa data-data berdasarkan para pelanggan sebuah perusahaan & kemudian menaruh informasi balik kepada pengambil keputusan, sebagai akibatnya proses decision making bisa menjadi lebih cepat & akurat. Analitik CRM umumnya menggunakan metodologi-metodologi misalnya database, statistics, data mining, Business Intelligence, reporting, & OLAP (Online Analytical Processing). What Analytical CRM Can Provide Beberapa berita berguna yg bisa didapatkan dari Analytical CRM diantaranya adalah: Customer Segmentation Grouping Misalnya adalah pembagian kelompok customer, yaitu customer mana yg kemungkinan akan melakukan repeat order & mana yg tidak. Analisa Profitabilitas Customer mana yg mendatangkan profit paling poly pada kurun waktu eksklusif. Personalization Offer Kemampuan buat memasarkan pada individual customer dari data-data yg berhasil dikumpulkan dari customer tadi Event Monitoring Contohnya ad...

Sekilas Tentang Operational CRM

Gambar
Pengertian dari Operational CRM pada dasarnya adalah metode Customer Relationship Management yang memiliki kontak langsung atau interaksi langsung dengan customer ataupun calon customer. Contohnya adalah melalui Call Center, Website, Blog, Direct Mail, dan sebagainya. Semua channel tersebut menciptakan kontak langsung dengan customer ataupun leads Anda. At a Glance Berbeda dengan Analytical CRM , maka Operational CRM digunakan untuk men-support Front Office perusahaan yang berhubungan langsung dengan customer, misalnya Sales, Marketing, dan Service. Setiap interaksi atau respon yang tercipta, pada umumnya akan langsung dicatat (record) dan disimpan dalam database aplikasi CRM. Dengan demikian, setiap kali customer melakukan contact di lalu hari dengan orang yg berbeda di perusahaan Anda, maka staff perusahaan Anda telah bisa mengetahui data-data berdasarkan customer tersebut (personal data, history, dll) tanpa si customer harus memberitahukannya lagi. Benefits of Operational CRM 1. ...

Mengenal On-Premise dan On-Demand CRM

Gambar
Bagi Anda yang sering searching di Internet dengan menggunakan keyword "software CRM" atau keyword sejenis lainnya, Anda mungkin akan sering menemukan kata-kata seperti "on-demand CRM" dan juga "on-premise CRM", disamping jargon-jargon CRM lain tentunya, seperti Operational CRM , Analytical CRM , dan Sales Force Automation , dan sebagainya. Jika Anda masih kurang begitu paham pengertian dan perbedaan menurut on-demand CRM dan on-premise CRM, berikut akan aku coba jelaskan dari pemahaman saya. On-demand CRM On-deman CRM adalah aplikasi CRM yg penggunaannya nir perlu diinstal pada personal komputer kantor Anda. Lalu, bagaimana cara pakai aplikasinya jikalau tidak ada perangkat lunak yg diinstal? Aplikasinya masih ada di server si penyedia layanan CRM itu sendiri. Jadi, buat menggunakan pelaksanaan CRM tersebut, Anda relatif pulang ke website mereka, kemudian login, dan selesainya login baru Anda bisa memakai software on-demand CRM tadi. Tidak perlu insta...

Customer Profile: Lebih Penting Demographic atau Behavior?

Gambar
Salah satu tujuan implemen tasi aplikasi CRM adalah agar sebuah perusahaan dapat "membaca" pelanggan mereka, atau yang disebut juga dengan Customer Profile. Data dari customer profile ini dibagi menjadi dua, yaitu demographic dan behavior, dan sangat penting untuk bisa memahami keduanya. Profil Demographic Profil demographic contohnya merupakan customer A statusnya telah menikah, tinggal di perumahan kelas menengah, sudah mempunyai 3 orang anak, pekerjaan sebagai marketing manager, hobby nonton bioskop, membaca majalah otomotif, dan seterusnya. Profil Behavior Profil behavior misalnya adalah Anda mengetahui bahwa seseorang prospect atau suspect selalu mengunjungi website Anda setiap harinya selama dua bulan, tetapi dua minggu terakhir ini telah nir pernah visit lagi. Anda memahami umumnya laman website yang dibuka adalah bagian "solutionsdanquot; & berapa usang dia membuka laman tadi, dan seterusnya. Profil Mana yang Lebih Penting? Profil customer mana yang lebih p...

Aplikasi CRM: On-Demand VS On-Premise

Gambar
Dilihat dari metode implementasinya, ada du a jenis CRM, yaitu On-Premise dan On-Demand CRM. Sebelumnya, bagi Anda yang masih belum begitu paham mengenai On-Premise dan On-Demand CRM ini, silahkan baca posting saya mengenai pengertian dari On-Premise dan On-Demand CRM . Banyak yang berargumen dan berdebat jenis CRM mana yang lebih baik dibandingkan dengan yg lainnya. Saya sendiri tidak akan memperdebatkan mana yang lebih baik, namun saya lebih senang menekankan kepada mana yang lebih cocok. Kali ini, saya akan coba membahas syarat seperti apa yg cocok buat mengimplementasikan masing-masing jenis CRM tadi. On-Premise CRM cocok buat: 1. Perusahaan yg ingin mengimplementasikan aplikasi CRM yg highly customized dua. Perusahaan yg membutuhkan software CRM menggunakan integrasi yang kompleks dan real-time tiga. Perusahaan yg memiliki internal IT atau tim IT support 4. Perusahaan yg mampu dengan investasi CRM yang tinggi di awal namun fix lima. Perusahaan yang memiliki data-data confidentia...