Apa CRM Goals Anda?

Sebelum Anda mengimp lementasikan aplikasi CRM di perusahaan Anda, sangat penting terlebih dahulu untuk mengetahui apa goal atau tujuan atau output yang ingin Anda dapatkan dari aplikasi ini. Mengetahui secara tepat tujuan CRM Anda akan membantu seluruh pihak terkait berjalan secara on-the-right-track dan memudahkan Anda dalam mengukur kesuksesan program Customer Relationship Management yang dijalankan.

The Dons

Banyak perusahaan yg hendak berinvestasi pada perangkat lunak CRM awalnya nir memiliki tujuan yang jelas mengenai hasil apa yang mereka kehendaki menurut perangkat lunak yang akan mereka beli ini.

Sering terjadi, motivasi yang mendorong mereka buat menerapkan CRM berdasarkan sisi aplikasi (teknologi atau aplikasi) merupakan lantaran mereka merasa CRM itu lagi ekspresi dominan, telah poly perusahaan yang gunakan (jadi aku jua harus pakai), mumpung ada budget buat belanja IT, dan motif-motif lemah lainnya.

Empat Tujuan Utama CRM

Saya akan coba merangkum 4 CRM goals yang saya harapkan bisa mempermudah Anda dalam memilih tujuan CRM Anda ketika hendak memakai aplikasi CRM:

1. Meningkatkan Efektifitas Sales Force

Software CRM dapat membantu perusahaan Anda dalam meningkatkan efektifitas sales force (tenaga penjualan) di perusahaan Anda, karena biasanya setiap software CRM pasti memiliki aplikasi Sales Force Automation (SFA) dan Marketing Automation (MA).

Poin ini cocok dijadikan goal CRM Anda bila jumlah sales force cukup banyak, kinerja sales memburuk, atau sulit dilakukan performance monitoring selama ini.

2. Untuk Meningkatkan Loyalitas Customer

Ada pula perusahaan yg menggunakan pelaksanaan CRM buat membantu mereka dalam mempertinggi loyalitas pelanggan mereka. Fokus mereka bukanlah peningkatan efektifitas selling, melainkan menjaga atau bahkan mempertinggi kualitas relationship dengan existing customers agar terus terjadi repeat order yg konsisten.

Apabila Anda penasaran mengapa tingkat loyalitas customer Anda begitu rendah, mengapa begitu mudah mereka pindah ke kompetitor, maka poin ini patut Anda pertimbangkan sebagai tujuan Anda mengimplementasikan CRM.

Tiga. Better Customer Support or Complaint Handling

Meningkatnya jumlah pelanggan otomatis ikut meningkatkan jumlah feedback yang masuk dari mereka, baik itu berupa komplain ataupun pertanyaan. Apabila indeks penanganan komplain pada perusahaan Anda sangat jelek, maka kiranya goal CRM ini patut diprioritaskan.

Dengan adanya sistem CRM terpadu, maka setiap komplain tadi dapat ditangani lebih cepat dan setiap feedback yg masuk akan tersimpan pada sistem yang mampu pada-tracking kapan saja.

4. Analisa Pelanggan

Apakah Anda selama ini galau pada mengetahui siapa pelanggan Anda, kriteria apa yg mereka miliki, history hubungan mereka menggunakan perusahaan Anda, seberapa besar value mereka, seberapa loyal mereka, dan sebagainya?

Jika Anda hendak mengenal lebih dalam pelanggan ataupun prospek ideal perusahaan Anda, baik itu berupa profil demografis atau behavioral, maka goal CRM inilah yang paling sesuai bagi Anda.

I Want it All, May I?

Bagaimana jika sebuah perusahaan merasa seluruh poin-poin tadi adalah tujuan yg ingin dicapai berdasarkan CRM yg hendak dijalankan? Ya boleh-boleh saja, asalkan relevan dengan problem yg dialami. Semisal perusahaan Anda telah memiliki software sales force yg berdiri sendiri dan selama ini Anda cukup puas, tentunya goal CRM buat meningkatkan efektifitas sales force tidak begitu relevan lagi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

How Marketing Automation Software Helps Your Business

business automation in Mumbai

VinnoCRM Solutions for Wealth Management Companies