Perlukah Perusahaan Wealth Management Menggunakan Aplikasi CRM?

Perusahaan-perusahaan y ang menerapkan CRM (Customer Relationship Management) di Indonesia kebanyakan masih menggunakan sistem manual yang belum dibantu dari sisi software atau teknologi. Kalaupun ada, biasanya hanya merupakan software CRM standard yang sebatas bersifat Contact Management atau Database Management.

Kali ini saya ingin membahas penerapan CRM buat perusahaan wealth management. Perlukah jenis perusahaan misalnya ini menerapkan CRM? Apakah cara manual saja nir relatif? Dimana relevansinya hingga perlu dibantu dari sisi teknologi (software/ application)?

Sekilas Wealth Management

Perusahaan wealth management merupakan perusahaan yang menyediakan layanan-layanan finansial misalnya perencanaan keuangan (financial rencana), management investasi, dan adonan berdasarkan layanan-layanan finansial lainnya. Contoh produk wealth management diantaranya merupakan produk-produk investasi, mata uang asing, premi, dana purna tugas, hedge fund, komoditi, & sebagainya.

Kepada Siapa Produk/ Layanan Dijual?

Sebelum menerapkan strategi CRM apa yg cocok, perlu diketahui dahulu pada siapa produk atau service tersebut dijual, atau siapa customer perusahaan tersebut. Apakah kepada individu? Apakah pada korporasi? Atau kedua-duanya?

Setelah mengetahui kepada siapa produk/ layanan dijual, berikutnya merupakan perlu dipikirkan, bagaimana proses penjualannya (sales cycle)? Apakah tipikal B2B yang memerlukan daur penjualan yg nisbi panjang dan usang? Atau menggunakan jalur distribusi (distributor atau agen)?

Untuk perusahaan wealth management, saya rasa kita sanggup bersepakat bahwa produk & layanan mampu ditujukan pada individual maupun ke perusahaan (institusi), dimana siklus penjualannya adalah metode B2B yang membutuhkan siklus penjualan nisbi lebih panjang.

So, Why CRM?

Jawabannya adalah, in short: maximum client service.

Klien-klien layanan wealth management bisa dibilang merupakan customer yg "high class". Mereka dalam umumnya "banyak duitdanquot;, ingin diperlakukan misalnya raja, dan nir senang berurusan dengan penasehat atau "salesdanquot; yg nir professional. Sekali mereka kecewa, siap-siap saja mereka pindah ke kompetitor Anda.

Apalagi, pada global wealth management, terdapat satu istilah bagi seseorang customer yang diklaim menjadi High Net Worth Clients. Mereka ini adalah klien-klien yang dipercaya mempunyai asset yang akbar, sehingga mesti diservis habis-habisan. Kita mesti memahami hingga ke hal-hal detail namun sering terlupakan misalnya kapan ulang tahunnya, hobby, tempat favorit, kitab favorit, kendaraan beroda empat favorit, & sebagainya.

Bisa dibayangkan jika klien-klien istimewa ini telah berkembang dalam jumlah yang cukup besar , & masih digunakan cara-cara manual dalam memaintain data-data atau warta krusial berdasarkan mereka.

Ini hanyalah sebuah model sederhana latar belakang penerapan aplikasi Customer Relationship Management buat membentuk relationship yg berkualitas terhadap customer-customer perusahaan wealth management.

Nantikan posting berikutnya apa saja solusi-solusi software Vinno CRM buat perusahaan wealth management. Feel free to share your useful ideas here. :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

How Marketing Automation Software Helps Your Business

business automation in Mumbai

VinnoCRM Solutions for Wealth Management Companies